Bali Tourism Watch: Yang Senantiasa Bersamaku

Oleh: I Nengah Subadra
___________________________________________________________________
Dosen Bahasa Inggris dan Pariwisata Di Yayasan Triatma Surya Jaya
(MAPINDO, Oleh: I Nengah Subadra
_________________________________________________________
Dosen Bahasa Inggris dan Pariwisata Di Yayasan Triatma Surya Jaya
(MAPINDO, STP Triatma Jaya, dan STIE Triatma Mulya)
_________________________________________________________
Handphone : 081 239 26773
Email : insubadra@yahoo.com
Homepage : http://www.subadra.wordpress.com

Melayani:
• Private Bahasa Inggris untuk umum & in-house training
• Private Bahasa Indonesia untuk orang asing
• Bimbingan IELTS, TOEIC, dan TOEFL
• Terjemahan bahasa asing tersumpah
• Presentasi seminar dan penelitian pariwisata
• Konsultasi Pengembangan pariwisata
______________________________
Motto: Quality is our Prime Concern
______________________________

Yang Senantiasa Bersamaku

Sebagai makhluk Tuhan yang memiliki kemampuan untuk berpikir dan berinteraksi sosial dengan sesama, manusia tidak terlepas dan tidak akan pernah terlepas dari kenangan (memory), hubungan sosial (social relation), dan hubungan alam (nature relation).

Selama masih hidup, manusia tidak akan pernah terlepas dari ingatan atau kenangan, baik kenangan yang bersifat baik dan buruk maupun kenangan yang baru saja dialami dan kenangan yang sudah lama. Kenangan-kenangan tersebut sifatnya melekat dan tidak bisa dilupakan dengan mudah atau dibuang di suatu tempat. Kegiatan berlibur, berkebun, dan menikmati berbagai jenis hiburan lainnya hanya mampu melupakan kenangan untuk beberapa saat. Setelah kegiatan tersebut selesai dilaksanakan, maka kenangan akan muncul kembali. Yang bisa dilakukan untuk mengurani kenangan adalah dengan menerapkan konsep dasar yoga yang sangat erat kaitannya dengan sistem pernafasan (prana).

Ada dua konsep dasar dalam yoga yaitu menerima (receiving)-yang dalam latihan dan praktek yoga dilakukan dengan cara menarik nafas dan mengeluarkan (releasing)-yang dalam latihan dan praktek yoga dilakukan dengan menghembuskan nafas. Apabila dipahami lebih mendalam, penarikan nafas berarti menerima hal-hal yang diperlukan oleh tubuh atau sifat dan energi serta pemikiran positif agar berguna bagi tubuh. Sedangkan penghembusan nafas berarti pembuangan hal-hal yang negatif yang bertujuan untuk mengurangi beban tubuh dan pikiran manusia menampung kedua sifat (baik dan buruk). Singkatnya, Manusia hanya bisa tenang jika hanya mengambil hal-hal positif dari suatu peristiwa untuk dijadikan dan dikembangkan untuk mengembangkan diri dan tidak mengambil apalagi menyimpan hal-hal yang negatif yang sering kali membangkitkan emosi dan berujung pada perselisihan.

Manusia merupakan makhluk Tuhan yang terlemah dan tidak mampu bertahan hidup tanpa bantuan orang lain. Oleh karena itu manusia tidak akan pernah terlepas dari hubugan sosial. Siapapun dia, pejabat, penjahat, pengusaha, penguasa, pemborong, pembohong, peluncur, pelacur, dan yang lainya akan selalu berinteraksi dengan keluarga, teman, atau rekan kerjanya dalam menjalani kehidupannya. Terlebih lagi bagi masyarakat kaya raya (borguiese), mereka sama sekali tidak berdaya. Untuk makan saja harus dibantu oleh beberapa pekerja rumah tangga (PRT) mulai dari persiapan memasak, pada saat makan, dan setelah selesai makan. Contoh lain, pengusaha yang memiliki modal finansial yang sangat kuatpun tidak mampu melakukan usahanya sendiri tanpa bantuan orang lain (karyawan) sebagai pengelola usahanya. Mengingat hubungan antar manusia sangat penting dan mutlak diperlukan, maka semua manusia harus secara bersama-sama menjalin hubungan yang harmoni antar sesama agar terbentuk kehidupan yang tenang dan damai.

Selain kenangan dan hubungan sosial, manusia juga tidak terlepas dari hubungan alam. Kontribusi alam terhadap kehidupan sangat besar dan dalam setiap detikpun manusia selalu berhubungan dengan alam. Setidaknya ada lima unsur alam yang selalu berjalan seirama dengan kehidupan manusia, antara lain; tanah (earth), air (water), api (fire), udara (air) dan ruang atau eter (ether). Kelima unsur tersebut disediakan dan diberikan secara gratis oleh Tuhan untuk dinikmati bersama dengan makhluk ciptaanNya.

Manusia selalu berhubungan dengan tanah. Tempat manusia berpijak, berjalan, dan tinggal didasari oleh tanah walaupun faktanya sudah disemen atau diaspal namun tetap harus membutuhkan tanah sebagai penyangganya. Manusia perlu lahan untuk menanam berbagai jenis tanaman untuk kebutuhan hidup sehari-hari seperti; beras, sayur, bumbu, dan buah-buahan. Memang kita tidak makan tanah, tetapi hal-hal yang dibutuhkan manusia tersebut harus ditanam di tanah sehingga bisa hidup, berkembang, berbuah, dan akhirnya dipanen untuk dikonsumsi. Mengingat besarnya peran tanah dalam kehidupan manusia, maka setiap manusia diharapkan untuk memanfaatkan tanah sebaik-baiknya dan tidak untuk diperebutkan (terutama tanah warisan) dan dirusak.

Sebagian besar bagian bumi ini adalah air yang berupa lautan. Air memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Dalam setiap tubuh manusia mengandung unsur air. Setidaknya manusia harus minum delapan gelas setiap hari untuk memenuhi kebutuhan air bagi tubuh manusia. Selain untuk keperluan tubuh, air juga digunakan untuk berbagai kepentingan seperti mencuci, memasak, menyiram, mandi dan lain-lain. Seandainya setiap manusia sadar akan pentingnya air, maka tidak akan pernah ditemukan adanya pembuangan sampah, limbah padat ke sumber-sumber mata air, sungai, danau dan laut yang dapat mengakibatkan pencemaran air. Mencemari air berarti mencemari kehidupan manusia, merusak air berarti merusak kehidupan manusia. Menghancurkan sumber-sumber mata air berarti menghancurkan sumber kehidupan manusia.

Tubuh manusia memerlukan api dalam bentuk energi untuk menggerakkan tubuh, untuk memperoses makanan menjadi zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sebelum suatu makanan dinikmati, semuanya harus dimasak terlebih dahulu. Untuk memasak bahan mentah menjadi matang dalam berbagai jenis makanan memerlukan api. Manusia memang agak jarang menggunakan api secara langsung kecuali bagi para perokok, tukang masak, tukang las dan sebagainya. Tapi pernahkan manusia sadar bahwa segala sesuatu yang ada ini memerlukan api. Untuk mengoperasikan komputer yang merupakan hasil karya dari perkembangan teknologi juga memerlukan api dalam bentuk energi listrik.

Ciri-ciri manusia yang masih hidup adalah bernafas. Udara merupakan unsur yang sangat penting dalam sistem pernafasan. Organ-organ manusia hanyalah sebagai alat untuk bernafas. Diperlukan udara yang sehat (tanpa polusi) untuk menjaga tubuh tetap dalam keadaan sehat, segar, dan bugar. Udara yang kotor yang dihirup mansuai dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti; flu, filek, dan radang paru-paru. Faktanya, di beberapa tempat khsusunya di kota-kota besar sudah sulit dan hampir tidak bisa menemukan dan menghirup udara segar lagi. Hai ini terjadi tidak terlepas dari ulah manusia yang terus membangun industri dan menambah berbagai jenis kendaraan bermotor (motor, mobil, kapal laut, dan kapal udara) yang asapnya mengakibatkan terjadinya pencemaran udara.

Setiap benda yang ada di bumi ini memiliki dan memerlukan ruang yang sangat relatif sesuai dengan besar atau kecilnya ukuran benda tersebut. Manusia memerlukan ruang untuk melakukan sesuatu dalam hidupnya.
Kelima unsur alam; tanah, air, api, udara, dan eter akan senantiasa menemani manusia sampai akhir hayatnya. Dan ketika sudah matipun beberapa unsur alam tersebut masih tetap setia menemani. Bagi rekan yang beragama Islam, Kristen dan Katolik akan ditemani oleh tanah. Sedangkan bagi rekan-rekan yang beragama hindu akan menyatu dan kembali ke lima unsur alam tersebut.

Referensi:
Krisnanda, Swami. 2007. The Thing We Carry with Us. Philosopy Study Center. India.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s